FENOMENA PENGGUNAAN BAHASA SLANG DALAM TREN CITAYAM FASHION WEEK DI MEDIA SOSIAL

  • Debi Kharismah UPI
  • Yeti Mulyati Universitas Pendidikan Indonesia
  • Dadang S. Anshori Universitas Pendidikan Indonesia
Keywords: fenomena, bahasa, berita, citayam, fashion, week

Abstract

Fenomena sosial yang terjadi di masyarakat pada pertengahan tahun 2022 menjadi hal yang menarik untuk dijadikan sebuah topik kajian, salah satunya adalah fenomena Citayam Fashion Week. Fenomena sosial yang secara bersamaan menjadi fenomena bahasa karena bahasa tidak dapat terlepas dari penggunanya yang menjadi pelaku utama dalam sebuah fenomena sosial. Dalam fenomena tersebut, hal-hal yang menjadi pokok penelitian bahasa adalah mengenai penggunaan bahasa slang, istilah bahasa asing dan padanan dalam bahasa Indonesia, penggunaan majas metafora, penggunaan istilah yang jarang digunakan, serta penggunaan akronim dan penyingkatan. Hal tersebut menarik untuk dibicarakan sebagai salah satu faktor perkembangan bahasa sekaligus menjadi sejarah perkembangan bahasa dari masa ke masa yang terus mengalami perubahan ataupun penambahan. Dengan begitu, gambaran tentang kehidupan sosial masyarakat pada saat tertentu dapat dilihat dari penggunaan bahasa yang ada pada saat itu. Adapun hasil penelitian ini adalah penggunaan istilah yang kurang senonoh dalam pembicaraan tentang tren tersebut dapat disebabkan oleh ketidaktahuan masyarakat tentang arti kata itu sendiri. Selain itu juga, penggunaan kata asing masih erat dalam bidang fasyen karena belum ada padanan bahasa Indonesianya. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka, artinya pencarian data dalam penelitian ini berupa pencarian referensi ilmiah yang berkaitan dengan permasalahan dan pemecahan masalahnya pun dapat melalui kajian teoretis.

Published
2023-02-14
How to Cite
Debi Kharismah, Yeti Mulyati, & Dadang S. Anshori. (2023). FENOMENA PENGGUNAAN BAHASA SLANG DALAM TREN CITAYAM FASHION WEEK DI MEDIA SOSIAL. Seminar Internasional Riksa Bahasa, 60-64. Retrieved from http://proceedings2.upi.edu/index.php/riksabahasa/article/view/2611

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>