Makna Ukiran Selibit pada Rumah Adat Dayak Kenyah di Desa Setulang Kabupaten Malinau

  • Lukman Nul Hakim Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia
  • Tedi Permadi Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia
  • Yunus Abidin Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia
Keywords: Makna Ukiran Selibit, Dayak Kenyah, Semiotika

Abstract

Latar belakang penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tentang makna ukiran Selibit yang terdapat pada dinding rumah adat Dayak Kenyah di Desa Setulang Kabupaten Malinau. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang menggunakan metode diskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu masyarakat adat suku Dayak Kenyah yang lokasinya berada di desa Setulang Kabupaten Malinau. Data pada penelitian ini berupa ukiran Selibit yang ada pada dinding rumah adat suku Dayak kenyah kabupaten Malinau. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik observasi, teknik wawancara, teknik rekam, teknik simak, dan teknik catat. Data tunggal yaitu Selibit kemudian dianalisis menggunakan pendekatan teori semiotoka segitiga makna Charles Sanders Pierce. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ukiran Selibit yang terdapat pada dinding rumah adat Dayak Kenyah di Kabupaten Malinau memiliki makna yang cukup luas yang terkandung di dalamnya yang secara umum memiliki makna bahwa suku Dayak memiliki kekeluargaan yang sangat erat dan tulus antara satu dengan yang lainnya.

Published
2022-01-06
How to Cite
Lukman Nul Hakim, Tedi Permadi, & Yunus Abidin. (2022). Makna Ukiran Selibit pada Rumah Adat Dayak Kenyah di Desa Setulang Kabupaten Malinau. Seminar Internasional Riksa Bahasa, 420-422. Retrieved from http://proceedings2.upi.edu/index.php/riksabahasa/article/view/1711

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>