Pencak Silat Local Content Learning In Strengthening Cultural Values In Serang City Primary Schools
Abstract
Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan zaman telah membuat nilai-nilai budaya masyarakat Indonesia semakin terkikis. Ki Hajar Dewantara dengan falsafah Trikon sudah memiliki pandangan agar pendidikan menjadi tongkat estafet untuk menjaga kelestarian budaya Indonesia dari tantangan budaya asing. Dalam ranah pendidikan dasar, kurikulum sudah mengatur pembelajaran muatan lokal. Pembelajaran muatan lokal di salah satu sekolah dasar kota Serang adalah muatan lokal pencak silat Bandrong yang menjadi ciri khas Serang Banten. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perencanaan pembelajaran muatan lokal pencak silat di Sekolah Dasar Kota Serang, dan nilai-nilai budaya yang muncul dalam pembelajaran muatan lokal pencak silat Bandrong. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif yang memadukan pendekatan observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan metode deskriptif. Hasil penelitian ini adalah pengajaran muatan lokal di salah satu sekolah dasar tersebut adalah Pencak Silat Bandrong yang direncanakan sejalan dengan visi misi sekolah, peraturan yang mengikat muatan lokal, dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang inovatif. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pencak Silat Bandong meliputi nilai-nilai keagamaan, kedisiplinan, kemandirian, dan rasa percaya diri. Penilaian yang dilakukan dalam pembelajaran belum maksimal di sekolah.
Copyright (c) 2025 Intan Nuraini, Dadang Sunendar, Udin Syaefudin Sa'Ud, Ferah Fairus, Reksa Adya Pribadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.