IDENTIFIKASI TINGKAT KESUKARAN INSTRUMEN TES MEMBACA HOTS PADA LEMBAR KERJA MULTIMODAL: MENINJAU PERSPEKTIF ASESMEN BERORIENTASI PISA BAGI SISWA SMP

  • Lia Sylvia Dewi Universitas Pendidikan Indonesia
  • Vismaia S. Damaianti Universitas Pendidikan Indonesia
  • Rudi Adi Nugroho Universitas Pendidikan Indonesia
Keywords: LKPD Multimodal, Literasi Membaca PISA, Asesmen Membaca

Abstract

Asesmen nasional telah mengoptimalkan komposisi soal HOTS pada kemampuan berpikir peserta didik, khususnya pada aktualisasi literasi membaca yang berorientasi pada domain PISA. Dalam hal literasi membaca, siswa Indonesia secara agrerat terus menempati posisi yang rendah. Pada PISA tahun 2018, proporsi anak yang mencapai skor standar hanya mencapai persentase 25%. Pengembangan soal literasi membaca yang melibatkan kemampuan HOTS dianggap sulit karena belum banyak diperkenalkan kepada siswa maupun pendidik. Untuk itu, diperlukan rancangan konstruksi lembar kerja yang mengacu pada kerangka kerja PISA, baik dari segi variasi soal, daya kognisi, kualitas teks yang dibaca siswa, hingga aspek multimodalitasnya. Hasil implementasi LKPD tersebut akan menjadi dasar analisis untuk menelaah tipe soal yang sulit dan mudah bagi siswa berdasarkan tingkat kompetensi “Mencari Informasi”, “Memahami Teks”, serta “Mengevaluasi dan Merefleksi”. Penelitian ini dilandasi dengan pengembangan produk melalui pendekatan Research & Development (R&D) dengan analisis mix method. Sampel penelitian ialah 33 siswa kelas VII. Berdasarkan hasil analisis respons tes obyektif, dapat disimpulkan bahwa terdapat sebanyak 11,4% pertanyaan yang masuk dalam kategori kesulitan tinggi, 74,3% pertanyaan dalam kategori kesulitan menengah, dan 14,3% pertanyaan dalam kategori kesulitan rendah. Pertanyaan yang dianggap ideal berada dalam kategori kesulitan menengah, dengan rentang skor antara 0,31 hingga 0,70. Secara umum, pertanyaan-pertanyaan sulit mengharuskan responden untuk melakukan interpretasi terhadap makna literal dan inferensial. Kategori Mengevaluasi dan Merefleksi menjadi kategori dengan tingkat kesulitan terendah dalam tes obyektif. Namun demikian, pada tes uraian terbuka, sekitar 36,36% dari total siswa masih menunjukkan tingkat keterampilan yang sangat rendah. baik dalam menjawab soal-soal berdasarkan domain mengevaluasi dan merefleksi teks. Kata Kunci: LKPD Multimodal, Literasi Membaca PISA, Asesmen Membaca.

Published
2024-02-06
How to Cite
DewiL. S., DamaiantiV. S., & NugrohoR. A. (2024). IDENTIFIKASI TINGKAT KESUKARAN INSTRUMEN TES MEMBACA HOTS PADA LEMBAR KERJA MULTIMODAL: MENINJAU PERSPEKTIF ASESMEN BERORIENTASI PISA BAGI SISWA SMP. Seminar Internasional Riksa Bahasa, 138-148. Retrieved from http://proceedings2.upi.edu/index.php/riksabahasa/article/view/3447

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>