Kekerabatan Bahasa Indonesia dan Bahasa Melayu Patani: Bentuk dan Bunyi Bahasa

  • Nurhayatee Keela Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia
  • Andoyo Sastromiharjo Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia
  • Yeti Mulyati Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia
Keywords: bahasa Indonesia, Bahasa Melayu Patani, Bentuk dan Bunyi Bahasa

Abstract

Bahasa yang berasal dari satu rumpun yang sama memiliki wujud kesamaan korespondensi atau kekerabatan, baik pada tingkat fonologi maupun leksikal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekerabatan bahasa Indonesia dan bahasa Melayu Patani. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Untuk mencapai tujuan penelitian tersebut, penelitian ini menggunakan teknik simak libat cakap, rekam, tes fenomena pembunyian, dan catat secara bersamaan sebagai metode pengumpulan data. Instrumen penelitian ini berupa 200 kata dasar Morris Swadesh. Berdasarkan analisis data 200 kata ditemukan tiga kata yang tidak diperhitungkan sebagai kosakata pinjaman dan kosakata jadian sehingga terdapat sebanyak 197 kosakasa yang dapat diperhitungkan. Dari 197 kosakata tersebut, ditemukan 154 kata merupakan kosakata yang berkerabat dan sekitar 43 kata merupakan kosakata yang tidak berkerabat. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Pasangan kata yang sama bentuk dan bunyi terdapat sekitar 10%, 2) Pasangan kata yang mirip bentuk dan bunyi terdapat sekitar 56%, dan 3) Pasangan kata yang berbeda bentuk dan mirip bunyi terdapat sekitar 12%.

Published
2022-01-05
How to Cite
Nurhayatee Keela, Andoyo Sastromiharjo, & Yeti Mulyati. (2022). Kekerabatan Bahasa Indonesia dan Bahasa Melayu Patani: Bentuk dan Bunyi Bahasa. Seminar Internasional Riksa Bahasa, 49-54. Retrieved from http://proceedings2.upi.edu/index.php/riksabahasa/article/view/1652

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>