IDENTIFIKASI DAMPAK METEOR JENIS FIREBALL YANG DIAMATI DI SLOVENIA PADA 28 FEBRUARI 2020 MENGGUNAKAN EARTH IMPACT EFFECT PROGRAM

  • Raisa Najma Sakina Program Studi Fisika, Universitas Pendidikan Indonesia, Jl Dr. Setiabudhi 229 Bandung 40154, Indonesia
  • Judhistira Aria Utama Program Studi Fisika, Universitas Pendidikan Indonesia, Jl Dr. Setiabudhi 229 Bandung 40154, Indonesia
  • Abdul Rachman Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa, Badan Riset dan Inovasi Nasional Jl. Dr. Djundjunan133 Bandung 40173, Indonesia
  • Mimin Iriyanti Program Studi Fisika, Universitas Pendidikan Indonesia, Jl Dr. Setiabudhi 229 Bandung 40154, Indonesia
Keywords: Airburst, Atmospheric Entry, Earth Impact Effect Program, Fireball

Abstract

Meteor yang memasuki atmosfer bumi dengan cahaya yang dapat diamati setara dengan kecerahan Venus dikategorikan sebagai fireball. Kejadian fireball dapat memberikan dampak yang dapat dirasakan oleh pengamat di jarak tertentu, seperti yang terjadi di Slovenia pada 28 Februari 2020 dengan dirasakannya efek gelombang kejut dan suara dentuman. Ukuran fisik benda jatuh antariksa menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi besar dampak yang dapat dirasakan di permukaan Bumi. Menggunakan program sederhana yaitu Earth Impact Effect Program, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dampak yang dihasilkan dari jatuhnya meteor jenis fireball di Slovenia pada 28 Februari 2020. Diperoleh bahwa fireball dengan objek asal berdiameter 0,63 meter ini memiliki energi di luar atmosfer sebesar Joule (setara dengan 0,24 kiloton TNT). Objek mulai mengalami fragmentasi menjadi kepingan-kepingan yang lebih kecil di ketinggian 47,9 km dengan energi ledakan di atmosfer (airburst) sebesar 2,01x1010 Joule (setara dengan 0,48x10-5 megaton TNT). Puncak nilai tekanan akibat ledakan (peak overpressure) bernilai 12,4 – 24,8 Pa dan menghasilkan dentuman sekuat 22 dB di jarak 1 km. Meskipun peristiwa fireball ini diketahui tidak menghasilkan kawah tumbukan, dimungkinkan terdapat fragmen benda induk berupa meteorit yang tiba di permukaan Bumi.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2022-02-18