NILAI BUDAYA DALAM PERIBAHASA MINANGKABAU BERDASARKAN MAKNA MERANTAU: KAJIAN ETNOLINGUISTIK

  • Welsi Damayanti Universitas Pendidikan Indonesia
Keywords: Nilai Budaya, Peribahasa Minangkabau, Kajian Etnolinguistik

Abstract

Nilai budaya yang terkandung dalam peribahasa minangkabau berdasarkan makna merantau bagi masyarakat Minang menjadi prinsip hidup. Hal ini menjadi tolak ukur bagi perantau minang untuk dapat hidup di tempat yang berbeda dari daerah asalnya. Tujuan dari penelitian ini untuk menjelaskan peribahasa minangkabau terhadap makna merantau. Teori yang digunakan pada penelitian ini yakni teori etnolinguistik. Pendekatan yang digunakan yakni kualitatif dengan metoden analisis deskriptif. Hasil penelitian ditemukan tujuh peribahasa yang merupakan tradisi lisan yang masih dipegang teguh oleh masyarakat minangkabau. Ini menjadi prinsip yang dipegang perantau minang kemanapun mereka pergi. Kemudian, mereka merantau haruslah mengikuti semua aturan yang berlaku di tempat tersebut. Perantau harus tahu diri. Ia harus sadar bahwa ia adalah pendatang, sehingga harus menjalin hubungan baik dengan pribumi setempat, membaur dan menghindari permusuhan. Harus bisa beradapatasi dengan lingkungan baru. Tidak ada orang yang langsung sukses dan berhasil. Semuanya dimulai dari bawah dan dilanjutkan dengan kerja keras. Itulah pribahasa minang yang mereka patri dalam diri mereka agar bisa bertahan dari kejamnya persaingan hidup.

Published
2020-05-20
How to Cite
Welsi Damayanti. (2020). NILAI BUDAYA DALAM PERIBAHASA MINANGKABAU BERDASARKAN MAKNA MERANTAU: KAJIAN ETNOLINGUISTIK. Seminar Internasional Riksa Bahasa. Retrieved from http://proceedings2.upi.edu/index.php/riksabahasa/article/view/974