POLA GAYA BAHASA DAN KEARIFAN LOKAL DALAM PELESTARIAN BUDAYA SERTA ADAT ISTIADAT MASYARAKAT AMMATOA SUKU KAJANG KABUPATEN BULUKUMBA SULAWESI SELATAN

  • Nur Hidayah Rusli Mahasiswa Program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Indah Evatul Djannah Mahasiswa Program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
Keywords: Perilaku Komunikasi, Bahasa, Ammatoa Suku Kajang

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola gaya bahasa yang digunakan oleh penyampai pesan orang terdahulu di kawasan adat Ammatoa suku Kajang dan untuk mengetahui kearifan lokal masyarakat dalam pelestarian budaya dan adat istiadatnya yang telah bertahan ratusan bahkan ribuan tahun di kawasan adat Ammatoa suku Kajang. Penelitian ini menggunakan metode literature review yaitu uraian tentang teori, temuan dan bahan penelitian lain yang diperoleh dari bahan acuan dan dijadikan landasan kegiatan penelitian untuk menyusun kerangka pemikiran yang jelas dari perumusan masalah yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola gaya bahasa yang digunakan saat berkomunikasi masyarakat di kawasan adat Ammatoa suku Kajang terjadi secara verbal maupun non verbal dengan sesama masyarakat serta dengan Tuhan dan alam. Komunikasi verbal dan non verbal yang terjadi dalam masyarakat mencerminkan mereka masih sangat menjaga kelestarian adat dengan bahasa, cara berkomunikasi dan simbol-simbol yang mereka gunakan. Alam sekitar juga sangat terjaga kelestariannya menunjukkan bagaimana mereka menghargai alam yang telah memberikan kehidupan sehingga mereka harus melindunginya agar terhindar kerusakan.

Published
2020-05-19
How to Cite
Nur Hidayah Rusli, & Indah Evatul Djannah. (2020). POLA GAYA BAHASA DAN KEARIFAN LOKAL DALAM PELESTARIAN BUDAYA SERTA ADAT ISTIADAT MASYARAKAT AMMATOA SUKU KAJANG KABUPATEN BULUKUMBA SULAWESI SELATAN. Seminar Internasional Riksa Bahasa. Retrieved from http://proceedings2.upi.edu/index.php/riksabahasa/article/view/936