NAMA-NAMA PARABAN MASYARAKAT JAWA DI KABUPATEN PURBALINGGA

  • Marlina Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia
Keywords: Paraban, Purbalingga, Referen, Motivasi

Abstract

Nama paraban atau sering dikenal dengan nama julukan merupakan salah satu fenomena yang tidak asing lagi bagi masyarakat Jawa. Dalam kehidupan dan pergaulan sehari-hari, nama paraban sering muncul dan digunakan dalam berkomunikasi. Perkembangan pemberian nama paraban untuk seseorang berbanding lurus dengan perkembangan nama diri dan perubahan sosial yang terjadi di lingkungan sekitar. Penelitian Nama-Nama Paraban Masyarakat Jawa di Kabupaten Purbalingga merupakan kajian sosiosemantik. Dalam penelitian ini dikaji bentuk-bentuk paraban yang digunakan oleh masyarakat Jawa di Kabupaten Purbalingga dan motivasi pembentukan paraban. Penelitian dilakukan melalui tiga tahap, yakni penyediaan data, analisis data, dan penyajian analisis data. Data dikumpulkan melalui metode kuesioner dan wawancara. Informan dibatasi dengan kriteria masyarakat di Kabupaten Purbalingga dengan rentang usia 16—40 tahun dengan latar belakang pendidikan, profesi, dan agama yang beragam. Data yang dikumpulkan sejumlah 60 jenis nama paraban. Selanjutnya, data dianalisis dengan cara diklasifikasi dan diuji dengan metode pada referensial untuk mengetahui referen pemberian nama paraban tersebut. Analisis tersebut dilakukan dengan analisis semantik. Selain itu, analisis data juga dilakukan dengan melihat motivasi penamaan paraban yang melingkupinya. Dalam analisis tersebut digunakan teori sosiolinguistik melalui komponen tutur (SPEAKING). Terakhir, penyajian hasil analisis data dilakukan secara informal berupa penjabaran dengan narasi tentang klasifikasi paraban dan motivasi penamaan paraban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nama-nama paraban di Kabupaten Purbalingga diklasifikasikan berdasarkan referen yang dituju berupa sifat, ciri fisik, nama hewan dan bagian tubuh hewan, nama benda, sapaan atau gelar, karakter kartun atau film, kelompok masyarakat atau etnis tertentu, pembalikan nama diri, pemendekan nama diri, dan nama tokoh. Adapun motivasi pemberian nama paraban antara lain, tempat, pemilik paraban, pemberi paraban, orang yang mendengar paraban, usia, profesi, latar belakang pendidikan, status sosial, dan norma.

Published
2020-05-19
How to Cite
Marlina. (2020). NAMA-NAMA PARABAN MASYARAKAT JAWA DI KABUPATEN PURBALINGGA. Seminar Internasional Riksa Bahasa. Retrieved from http://proceedings2.upi.edu/index.php/riksabahasa/article/view/917