PENDAYAGUNAANMETAFOR POLITIS DALAM ACARA INDONESIAN LAWYERS CLUB (ILC)

  • Hadi Rumadi Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia
  • Syafrial Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia
  • Bella Nissa Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia
Keywords: Pendayagunaan, Metafor, Politis

Abstract


Latar belakang penelitian adalah fenomena gaya bahasa metafor yang mengandung unsur politis yang dipublikasikan di youtube ILC periode Juli 2018 sampai dengan Juli 2019. Sumber fenomena bahasa metaforis yakni dalam akun youtube pada acara Indonesia Lawyers Club (ILC). Rumusan masalah yaitu bagaimanakah pendayagunaan gaya bahasa metafor yang memuat unsur politis dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC). Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan bentuk dan makna metafor politis dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) dalam sesi bertema politik dan pemerintahan. Teori penelitian adalah gaya bahasa yang bersumber dari ahli bahasa yaitu Gorys Keraf, Henry Guntur Tarigan, Herman J. Waluyo dan Purwandari. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Metode penelitian yakni deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu teknik dokumentasi. Sumber data adalah youtube acara ILC. Data berupa wacana kebahasaan. Teknik analisis data yaitu identifikasi, analisis deskripsi, pembahasan dan penyimpulan. Hasil penelitian berisi temuan 50 ujaran pada konten ILC yang memuat unsur metafor politis. Pendayagunaan metafor mengimplikasikan sebagai bentuk wacana kritis terhadap permasalahan pemerintahan. Setiap penutur memiliki gaya tersendiri dalam mengungkapakan ide dan perasaan kepada lawan bicaranya. Selain itu, pendayagunaan metafor sebagai bentuk estetis bahasa yang menjadi ciri khas penutur.

Published
2020-05-19
How to Cite
Hadi Rumadi, Syafrial, & Bella Nissa. (2020). PENDAYAGUNAANMETAFOR POLITIS DALAM ACARA INDONESIAN LAWYERS CLUB (ILC). Seminar Internasional Riksa Bahasa. Retrieved from http://proceedings2.upi.edu/index.php/riksabahasa/article/view/894