BERASAN PADA MASYARAKAT KEDURANG BENGKULU: SEBUAH STUDI SOSIOLINGUISTIK

  • Febi Junaidi Awardee LPDP RI
  • Vera Sardila UIN Suska Riau
  • Murny UIN Suska Riau
  • Halimatussakdiah Universitas Negeri Medan
Keywords: Berasa, Kedurang, Sosiolinguistik

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tradisi berasan dan penggunaan bahasa pada tradisi berasan masyarakat Kedurang Bengkulu Selatan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan fokus kajian pada sosiolinguistik. Peneliti berupaya untuk mengetahui penggunaan bahasa yang dikaitkan dengan kehidupan sosial masyarakat penuturnya. Data dalam penelitian ini berupa bahasa yang disampaikan pihak laki-laki dan pihak perempuan dalam kegiatan berasan. Data diperoleh melalui teknik observasi, perekaman, dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan berasan pada masyarakat Kedurang terdiri atas berasan muda-mudi, ngurusi rasan, madui rasan, dan berasan bekule. Penggunaan bahasa dalam kegiatan berasan juga sangat bervariasi dan merepresentasikan kehidupan sosial masyarakat setempat. Karena berasan merupakan kegiatan adat atau tradisi masyarakat, maka bahasa yang digunakan merepresentasikan budaya masyarakat Kedurang. Penggunaan bahasa pada kegiatan berasan terdiri atas penggunaan kata, frasa, kalimat, dan beberapa ungkapan yang khas dan tidak ditemukan pada ragam komunikasi lainnya. Wujud bahasa tersebut berupa kata ganti dan sapaan seperti kite, die, dan adik sanak. Ada juga kalimat retoris seperti nga sape aku nyampaikah cerite ni? dan beberapa ungkapan seperti jadilah amu luk itu, seikat pinggang, berat same dipikul ringan same dijinjing, serumah ndik setangge, dan negeri due tungguan satu.

Published
2020-05-19
How to Cite
Febi Junaidi, Vera Sardila, Murny, & Halimatussakdiah. (2020). BERASAN PADA MASYARAKAT KEDURANG BENGKULU: SEBUAH STUDI SOSIOLINGUISTIK. Seminar Internasional Riksa Bahasa. Retrieved from http://proceedings2.upi.edu/index.php/riksabahasa/article/view/893