KAJIAN SINTAKSIS: BENTUK DAN MAKNA FATIS DALAM DIALEK BAHASA SUNDA DAN JAWA DI DAERAH CIREBON

  • Yoga Prima Putra Universitas Pendidikan Indonesia
  • Yeti Mulyati Universitas Pendidikan Indonesia
  • Rudi Adi Nugroho Universitas Pendidikan Indonesia
  • Sumiyadi Sumiyadi Universitas Pendidikan Indonesia
Keywords: sintaksis, bentuk fatis, makna fatis

Abstract

Penelitian ini membahas sintaksis fatis sebagai bentuk komunikasi dalam dialek bahasa Sunda dan Jawa yang digunakan di daerah Cirebon. Fatis, yang merujuk pada ungkapan-ungkapan non-informatif namun penting dalam menjaga hubungan sosial, memainkan peran sentral dalam interaksi sehari-hari masyarakat di daerah dengan latar belakang budaya campuran ini. Kajian ini mengategorikan berbagai bentuk fatis dalam dialek Sunda dan Jawa, serta menganalisis perbedaan dan persamaan sintaksis yang muncul di antara kedua bahasa tersebut. Dengan menggunakan kajian sintaksis, penelitian ini berfokus pada aspek bentuk dan fungsi yang terkandung dalam dialek penggunaan kategori fatis dalam dua teritorial yang berbeda. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode tersebut menggunakan deskriptif kualitatif arena penjabaran yang dilakukan oleh peneliti menggunakan teknik simak libat cakap dan catat. Dalam hasil penelitian ini, peneliti menemukan sebanyak sebelas partikel dan kata fatis dalam dialek Bahasa Jawa, dan sepuluh partikel dan kata fatis dalam dialek Bahasa sunda. Kemudian, dalam penelitian ini juga terdapat persamaan pengucapan fatis antara Masyarakat dengan dialek Jawa dan Masyarakat dengan dialek sunda yaitu berjumlah enam partikel fatis. Di Cirebon, interaksi antara bahasa Sunda dan Jawa menciptakan fenomena linguistik yang unik, termasuk penggunaan campuran fatis yang dapat memperkuat keselarasan antar kelompok etnis. Penelitian ini berkontribusi dalam pemahaman tentang bagaimana bahasa dan budaya berinteraksi di daerah bilingual, serta pentingnya fatis dalam komunikasi lintas bahasa. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan lebih lanjut mengenai dinamika linguistik di wilayah peralihan bahasa seperti Cirebon.

Published
2024-12-17
How to Cite
PutraY. P., MulyatiY., NugrohoR. A., & SumiyadiS. (2024). KAJIAN SINTAKSIS: BENTUK DAN MAKNA FATIS DALAM DIALEK BAHASA SUNDA DAN JAWA DI DAERAH CIREBON. Seminar Internasional Riksa Bahasa, 74-91. Retrieved from http://proceedings2.upi.edu/index.php/riksabahasa/article/view/3876

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 4 5 > >>