PELESTARIAN PERMAINAN TRADISIONAL SUKU BUGIS MELALUI PENDIDIKAN KARAKTER

  • Nirwana Universitas Negeri Makassar
Keywords: Permainan Tradisional, Suku Bugis, Pendidikan Karakter

Abstract

 Pendidikan adalah suatu system penanaman nilai-nilai karakter kepada warga sekolah yang meliputi komponen pengetahuan, kesadaran atau kemauan, dan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut, baik terhadap Tuhan yang Maha Esa (YME), dirisendiri, sesama, lingkungan, maupun kebangsaan sehingga menjadi manusia yang berkualitas akhlaknya. Pendidikan karakter di sekolah semua komponen harus dilibatkan, termasuk komponen-komponen pendidikan itu sendiri, yaitu isi kurikulum, proses pembelajaran dan penilaian, kualitas hubungan, penanganan atau pengetahuan. Permainan tradisional anak mulai terlupakan dan menjadi asing dikalangan anak-anak. Selain, itu tigkat kecanduan terhadap game online sangat tinggi, sehingga berpengaruh pada kebiasaan perilaku anak. Perancangan kali ini akan membahas permainan tradisional sebagai media edukasi tentang unsur pembentukan karakter peserta didik dalam proses pembelajaran. Permainan yang digunakan adalah permainan tradisional suku bugis-makassar yang dianggap sebagai kebiasaan orang bugis. Permainan ini sebagai cara untuk mengilustrasikan kejenuhan terhadap hal yang membosankan bagi peserta didik. Permainan tradisional akan dicontohkan ketika proses pembelajaran berlangsung dan dijadikan sebagai media sehingga menghasilkan manfaat karakter religius, jujur, peduli, cinta kebersihan dan cinta tanah air.  Nilai pendidikan karakter dalam permainan tradisional ini menunjukkan bahwa permainan tradisional mengandung berbagai aspek pendidikan karakter. Permainan tradisional berpotensi untuk diaplikasikan dalam upaya untuk mencegah atau memperbaiki permasalahan menurunnya tingkat moral dan identitas kebangsaan, khususnya di kalangan generasi muda.

Published
2020-05-22
How to Cite
Nirwana. (2020). PELESTARIAN PERMAINAN TRADISIONAL SUKU BUGIS MELALUI PENDIDIKAN KARAKTER. Seminar Internasional Riksa Bahasa. Retrieved from http://proceedings2.upi.edu/index.php/riksabahasa/article/view/1091