REVOLUSI MENTAL MELALUI NILAI KEARIFAN LOKAL PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN TANA TORAJA

  • Anastasia Baan FKIP, Universitas Kristen Indonesia Toraja, Makale, Indonesia
  • Resnita Dewi FKIP, Universitas Kristen Indonesia Toraja, Makale, Indonesia
  • Roni La’bira FKIP, Universitas Kristen Indonesia Toraja, Makale, Indonesia
  • Theresyam Kabanga’ FKIP, Universitas Kristen Indonesia Toraja, Makale, Indonesia
Keywords: Revolusi Mental, Kearifan Lokal, Siswa Sekolah Dasar

Abstract

Revolusi mental sebagai program pemerintah bertujuan memperbaiki dan membangun karakter bangsa dengan mengacu pada nilai-nilai integritas, etos kerja, dan gotong royong untuk membangun budaya bangsa yang bermartabat, modern, maju, makmur dan sejahtera berdasarkan Pancasila. Revolusi mental melalui nilai-nilai kearifan lokal dapat dilakukan dalam dunia pendidikan melalui pembelajaran sastra untuk sekolah dasar. Oleh karena itu, perlu didesain model pembelajaran sastra daerah yang menarik perhatian siswa, sehingga nilai-nilai kearifan lokal yang terdapat dalam sastra daerah dapat merevolusi mental masyarakat Indonesia, bahkan sejak duduk di sekolah dasar. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk menghasilkan prototipe model pembelajaran sastra daerah sebagai wadah revolusi mental melalui nilai-nilai kearifan lokal pada siswa sekolah dasar di Tana Toraja. Tujuan khusus adalah (1) menghasikan prototipe kebutuhan belajar unruk meningkatkan minat siswa sekolah dasar dalam belajar sastra daerah dan (2) menghasilkan desain model pembelajaran sastra daerah sebagai wadah revolusi mental melalui nilai-nilai kearifan lokal pada siswa sekolah dasar di Tana Toraja. Penelitian ini akan menggunakan metode R and D yaitu ADDIE approach (Analyze–Desain-Develop-Implement-Evaluate).

Published
2019-11-23
How to Cite
Anastasia Baan, Resnita Dewi, Roni La’bira, & Theresyam Kabanga’. (2019). REVOLUSI MENTAL MELALUI NILAI KEARIFAN LOKAL PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN TANA TORAJA. Seminar Internasional Riksa Bahasa. Retrieved from http://proceedings2.upi.edu/index.php/riksabahasa/article/view/1056